Ya...Allah Yang Maha Segalanya, Masjidil Haram ini sungguh luar biasa dan benar-benar memiliki pesona dan daya tarik yang sangat kuat. Setiap aku tertarik dan masuk ke dalamnya selalu kutemui rasa damai yang sangat mendalam. Bagaikan terperangkap dalam dimensi yang menyejukkan kalbu, rasanya ingin berlama-lama, tak ingin segera keluar dari dalam-Nya. Melihat orang-orang yang duduk beriktikaf dengan tenang, khusuk mengerjakan sholat ataupun berkosentrasi membaca Al-Qur'anul Karim, jelas ... jelas ... jelas sangat terasa pendekatan menuju kepada satu Dzat, Allah Sang Pencipta Semesta.
Isteri selalu mencari tempat yang strategis di tepi pelataran thowaf, untuk berlama-lama memandang Ka'bah, menjadi saksi atas thowafnya ribuan bahkan jutaan umat muslim yang bersungguh-sungguh ikhlas berputar tujuh kali, mengelili Ka'bah untuk mendekatkan diri kepada Sang Khaliq.
Begitu anggun, kokoh, dan gagahnya dia berada di tengah-tengah. Di sanalah ditumpahkannya segala pinta dan permohonan kepada Allah Subhanahuwata'ala. Ya ... karena disana terdapat Multazam dan Hijir Ismail, tempat yang konon bila kita berdo'a dan bermunajat di dalamnya yang Insya Allah akan didengar dan dikabulkan oleh-Nya. Amin.
